Mei 14, 2010

Update BIOS

BIOS (Basic Input/Output System) secara sederhana merupakan sebuah system di dalam Chip Motherboard yang bertugas mengenali dan menyiapkan perangkat keras/hardware komputer saat PC dinyalakan, seperti Hardisk, Processor, Floppy Disk, Memory, DVD Rom dan lainnya. Jika semua beres maka Sistem Operasi (seperti windows,Linux) baru mulai dijalankan

BIOS (Basic Input/Output System) secara sederhana merupakan sebuah system di dalam Chip Motherboard yang bertugas mengenali dan menyiapkan perangkat keras/hardware komputer saat PC dinyalakan, seperti Hardisk, Processor, Floppy Disk, Memory, DVD Rom dan lainnya. Jika semua beres maka Sistem Operasi (seperti windows,Linux) baru mulai dijalankan.

Jika komputer berjalan lancar atau tidak mengalami masalah, memang tidak perlu untuk melakukan upgrade (memperbarui) BIOS di komputer kita. Karena memang sangat beresiko bagi yang belum terbiasa, jika kurang hati-hati komputer malah tidak bisa dioperasikan lagi ;). Tetapi ada beberapa hal yang menyebabkan BIOS harus diupgrade, misalnya :
# Ketika komputer dinyalakan, tiba-tiba berhenti sebelum masuk sistem operasi.
# Komputer sudah cukup lama, dan kita memasang hardware baru yang tidak terdeteksi dengan baik, misalnya kita ganti Processor baru. Karena sering BIOS belum mengenali processor tersebut.
# BIOS rusak, baik ditunjukkan dengan adanya pesan ataupun tidak. Misalnya invalid BIOS, BIOS corrupted dsb.
# BIOS gagal mendeteksi hardware, seperti hardiks, CD-ROM, VGA dan lainnya
# Ingin [sedikit] lebih mengoptimalkan kinerja komputer (hardware)
# Adanya rekomendasi dari vendor Motherboard

Jika BIOS di komputer rusak, maka otomatis tidak bisa menjalankan Sistem operasi seperti Windows Xp misalnya. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan BIOS misalnya :
# Mematikan komputer tanpa shutdown, atau listrik tiba-tiba mati (tanpa UPS)
# Terkena Virus
# Kesalahan meng-upgrade BIOS. Misalnya komputer mati ketika proses upgrade, BIOS tidak cocok dengan jenis motherboard dll.

Bagaimana meng-upgrade BIOS Komputer?
Untuk meng-upgrade BIOS, diperlukan 2 file, pertama file BIOS itu sendiri dan Flash Memory Writer utility, yaitu software untuk mengupgrade (flash) BIOS, misalnya AFLASH.EXE, AWD816a.EXE dan lainnya. File BIOS biasanya dengan ekstensi 001, BIN atau lainnya, sengan ukuran kurang dari 512 KB. Kebanyakan Untuk mengupgrade BIOS harus dilakukan melalui DOS atau MS-DOS, meski saat ini juga sudah banyak vendor yang menyediakan software yang berbasis Windows.

Yang perlu diperhatikan adalah mencari file BIOS dan Flash Writer yang tepat, karena jika tidak sesuai, komputer kemungkinan bakalan tidak bisa hidup lagi. Tetapi jika tipe sudah tepat, maka kemungkinan selalu berhasil, kecuali mati listrik atau komputer mati ketika flash BIOS sedang berjalan. Pada umumnya flash BIOS hanya berlangsung beberapa detik saja. Kurang dari 30 detik. Untuk melakukan flash BIOS, setelah masuk ke DOS, ketikkan nama Flash Writer, misalnya untuk AWD816a.EXE

C:\ADW816a

Maka biasanya ada keterangan cara pemakaiannya. Ikuti perintah yang ada, pastikan juga untuk membackup BIOS yang lama, dapat dilakukan dengan file flash writer itu juga. Keterangan yang ditampilkan mungkin berbeda-beda. Jika masih ragu, sebaiknya ditanyakan kepada yang lebih tahu. Atau bisa juga dibaca di buku petunjuk motherboard.

Bagaimana Cara menentukan Tipe Motherboard?
Ada beberapa cara menentukan tipe Motherboard yang dimiliki, antara lain :
# Melihat buku petunjuk yang disertakan ketika membeli Motherboard
# Melihat Tampilan awal ketika komputer menyala, biasanya ditampilkan seri atau tipe motherboard
# Melihat langsung motherboard (membuka casing komputer), disana biasanya ditulis merk Motherboard dan tipenya.

Dimana Download BIOS dan Flash Utility tersebut?
Jika motherboard kita termasuk populer, maka vendor biasanya telah menyediakan download BIOS dan Flash Utility-nya, seperti MSI, Gigabyte dan sejenisnya. Berikut beberapa link untuk download BIOS maupun driver motherboard yang bisa dijadikan referensi :
# ASUS Motherboard disini
# ECS web Site disini
# GIGABYTE Motherboard disini
# Micro Star International (MSI) Motherboard disini
# DriverStock Tempat download berbagai driver

Jika Motherboard anda tidak memiliki web site resmi untuk download driver, bisa dicoba mencari melalui www.google.com, dengan mengetikkan tipe motherboard diikuti kata seperti BIOS, download BIOS dan sejenisnya. Misalnya “BIOS P4VP-MX” atau “Download BIOS P4VP-MX”.



Inilah 11 Perusahaan yang Ingin Membeli Facebook

Kepopuleran Facebook rupanya membuat sejumlah perusahaan berbondong-bondong merayu situs milik Mark Zuckerberg itu untuk dijual. Peminatnya bahkan para raksasa TI dunia.

Berikut 13 aktivitas penawaran dari 11 perusahaan menurut David Kirkpatricks dalam bukunya 'The Facebook Effect, Fortune' yang dikutip detikINET dari SF Gate, Jumat (14/5/2010):
Kepopuleran Facebook rupanya membuat sejumlah perusahaan berbondong-bondong merayu situs milik Mark Zuckerberg itu untuk dijual. Peminatnya bahkan para raksasa TI dunia.

Berikut 13 aktivitas penawaran dari 11 perusahaan menurut David Kirkpatricks dalam bukunya 'The Facebook Effect, Fortune' yang dikutip detikINET dari SF Gate, Jumat (14/5/2010):

1. Juni 2004
Diluncurkan pada Februari 2004, Facebook rupanya menarik perhatian seorang pengusaha asal New York. Mark yang saat itu baru berusia 20 tahun menolak tawaran US$ 10 juta dari pengusaha tersebut.

"Dia sama sekali tidak menggrubis tawaran itu," tulis David Kirkpatrick pada bukunya.

2. Friendster
Menurut laporan, salah satu penawar awal Facebook adalah Friendster. Namun kesepakatan itu tidak pernah terjadi.

3. Musim Panas 2004
Menurut laporan Kirkpatrick, beberapa eksekutif Google datang untuk melihat apa ada kemungkinan mereka bekerja sama atau bahkan membeli situs jejaring sosial itu.

4. Maret 2005
Saat itu, Facebook bercerita pada The Washington Post tentang investasi. Entah dari mana, perusahaan Viacom -- pemilik stasiun televisi MTV -- menawarkan US$ 75 juta untuk membeli Facebook. Tak hanya itu, Mark akan langsung mendapatkan US$ 35 juta langsung di tempat jika mau langsung melepas situs jejaring sosialnya itu. Sayangnya, usaha itu tak cukup berhasil.

5. Tahun 2005
Sebelum menjual kepada News Corp, MySpace coba menawar Facebook. Chris DeWolfe, CEO MySpace mengunjungi Mark dan timnya. Namun, menurut laporan, Mark, presiden Facebook Sean Parker, dan penasihat Matt Cohler menemui Chris hanya untuk bertemu saja. Mereka tertarik dengan Chris karena menurutnya ia orang yang menarik dan mereka hanya ingin tahu lebih mengenai MySpace.

6. Musim Gugur 2005
Rupanya Viacom belum menyerah juga. Saat diketahui bahwa banyak para remaja lebih memilih menghabiskan waktu di situs jejaring soial itu ketimbang menonton MTV. Mark segera diterbangkan ke New York menemui CEO MTV, Tom Freston. Tom menceritakan betapa bagusnya nanti bila mereka bekerja sama. Sayangnya, mark tidak tertarik.

7. Lagi, di 2005
Kirikpatrick tidak menceritakan banyak detail pada kejadian ini. Namun, perusahaan NBC (National Broadcasting Company) -- perusahaan jejaring televisi Amerika Serikat -- akhirnya memutuskan berhenti 'membujuk' Facebook di tahun 2005.

8. Januari 2006
News Corp -- pemilik baru MySpace -- rupanya punya ide yang sama. Digital boss News Corp, Ross Levinsohn menerbangkan Mark Zuckerberg dan Matt Cohler ke Los Angeles. Ross ingin membeli Facebook tapi ia khawatir tidak bisa mengikuti pertumbuhannya.

"Itulah bedanya antara perusahaan Los Angeles dengan perusahaan Silicon Valley. Kami membangun ini sudah lama dan orang-orang di MySpace tidak tahu," ujar Mark.

8. Tahun 2006
Bos MTV, Micheal Wolf datang pada Facebook. Saat itu Mark memberitahu padanya bahwa kemungkinan harga perusahaannya senilai US$ 2 miliar. Beberapa minggu setelah itu, Viacom menawarkan US$ 1,5 milyar pada Facebook. US$ 800 juta akan dibayar cash dan selebihnya menyusul.

Menurut laporan Kirkpatrick, Facebook hampir saja terbeli tapi meraka minta uang lebih untuk pembayaran awal. Namun, kesepakatan itu gagal. Viacom tak pernah menawar kembali.

9. Juni 2006
Yahoo memutuskan harus memiliki Facebook. Mereka menawarkan US$ 1 miliar pada Facebook. Banyak eksekutif yang ingin menjualnya. Namun saat itu Facebook baru saja mengeluarkan News Feed dan itu berjalan baik. Mark sendiri menilai perusahaannya berharga lebih dari US$ 1 miliar.

Pada suatu kesempatan, Yahoo justru menurunkan tawarannya menjadi US$ 850 juta setelah mengumumkan turunnya laba yang didapat. Menurut laporan, hanya perlu waktu 10 menit bagi Facebook untuk menolak tawaran Yahoo itu.

10. Lagi, di 2006
CEO AOL, Jonathan Miller memutuskan akan membeli Facebook pada pertengahan tahun 2006. Mengajak CEO Time Inc., mereka menawarkan US$ 1 miliar lebih. Namun akhirnya mereka mengurungkan niatnya dan lebih memilih memberikan uang itu untuk perusahaan induk mereka.

11. Musim Gugur 2006
Pantang menyerah. Yahoo kembali 'merayu' Facebook dan menawarkan US$ 1 miliar lebih. Sayangnya kali ini Yahoo belum berhasil juga.

12. Tahun 2007
Salah satu bos Google, Tim Armstrong meyakinkan perusahaannya untuk segera membeli Facebook. Memang Google tidak pernah mendapatkan kesepakatan itu, namun menurut kabar Google telah menawar hingga US$ 15 miliar.

13. Masih di 2007
CEO Microsoft Steve Ballmer 'merayu' Mark dengan uang sebesar US$ 15 miliar. Opsi lain dari tawaran Microsoft adalah setiap enam bulan sekali Microsoft akan membeli 5% saham Facebook, sehingga pengambilalihan perusahaan direncanakan akan selesai 5 sampai 7 tahun lagi. Akusisi itu memang tidak pernah terjadi, namun Microsoft membeli 1,6% saham atau sebesar US$ 250 juta.

Manfaat Safe Mode

Bagi sebagian besar kita ( pengguna komputer) mungkin tidak asing lagi dengan istilah Safe Mode. Fitur ini di sediakan di sistem operasi Windows, untuk berbagai tujuan. Misalnya untuk memeriksa atau memperbaiki kerusakan pada sistem windows, menghapus virus, memeriksa kerusakan driver dan lainnya. Bagaimana mengaktifkan Safe Mode dan apa saja yang dapat dimanfaatkan ketika kita sudah
masuk Safe Mode ?

Bagi sebagian besar kita ( pengguna komputer) mungkin tidak asing lagi dengan istilah Safe Mode. Fitur ini di sediakan di sistem operasi Windows, untuk berbagai tujuan. Misalnya untuk memeriksa atau memperbaiki kerusakan pada sistem windows, menghapus virus, memeriksa kerusakan driver dan lainnya. Bagaimana mengaktifkan Safe Mode dan apa saja yang dapat dimanfaatkan ketika kita sudah
masuk Safe Mode ?

Apa itu Safe Mode ?
Safe mode merupakan opsi pilihan start up windows yang fungsi utamanya menangani jika ada masalah dengan sistem. Windows akan berjalan dengan kondisi minimal, hanya file-file dan driver yang penting saja yang di aktifkan, termasuk juga software-software tambahan sebagian besar tidak diaktifkan. Kemudian ketika sudah masuk safe mode, maka akan tampak tulisan “Safe Mode” di pojok atas windows.

Cara Masuk ke Safe Mode
Salah satu cara yang dapat digunakan di hampir semua sistem windows termasuk windows Vista adalah dengan menekan tombol F8 ketika windows sedang booting ( atau ketika komputer mulai menyala dan tampil informasi Memory / hardware ). Setelah itu akan tampil beberapa menu pilihan booting komputer. Nah, setelah itu pilihlah menu "Safe Mode".

Beberapa penjelasan dari Advance Options Menu
Selain menu untuk memilih Safe mode, ada berbagai menu lainnya yang bisa dipilih. Beberapa penjelasan menu-menu tersebut :
# Safe Mode, opsi ini berarti windows akan berjalan hanya menggunakan minimal file dan driver termasuk juga software-softwarenya.

# Safe Mode with Networking, opsi ini seperti safe mode ditambah dengan driver sehingga kita bisa memanfaatkan Jaringan ( Networking)

#Safe Mode with Command Prompt, sama seperti safe mode hanya saja program Command Prompt/MS-DOS Prompt ( cmd.exe) akan langsung aktif ( bukannya explorer)

# Enable Boot Logging, windows akan membuat file Ntbtlog.txt, ketika start up dan informasi start up tersebut akan disimpan di file tersebut. File ini biasanya disimpan di sistem root,misalnya drive C:

# Enable VGA Mode. Windows akan berjalan dengan tampilan mode minimal misalnya 640×480 atau 800×600. Biasa digunakan untuk memeriksa kerusakan atau error [driver] VGA (tampilan grafik windows).

# Last Known Good Configuration, menjalankan windows menggunakan informasi registry yang telah disimpan ketika terakhir shutdown. Gunakan jika kita salah mengubah konfigurasi sistem, atau ketika windows gagal masuk ke tampilan utama.

Beberapa manfaat Safe Mode
# Uninstall software yang sebelumnya menyebabkan komputer hang, error dan sebagainya. Kadang setelah di install program tertentu windows bermasalah, maka jika tidak bisa di uninstall melalui mode biasa gunakan Safe Mode.

# Menonaktifkan aplikasi atau program tertentu. Untuk memudahkan setelah masuk ke Safe Mode, bisa menggunakan aplikasi Autoruns yang bisa diperoleh gratis dari SysInternals. Teknik ini juga bisa dimanfaatkan untuk memeriksa loading komputer yang lambat. Jika tidak ada Autoruns, bisa mengetikkan MSCONFIG di menu Run, untuk menjalankan Sistem Configuration Utility, jika sudah tampil dipilih melalui tab Startup.

# Memeriksa permasalahan dengan tampilan grafik windows (VGA). Ketika tampilan windows bermasalah, bisa di cek dengan memilih “Enable VGA Mode”, jika berhasil dan tidak melihat masalah, kemungkinan masalah di driver VGA.

# Menghapus file/virus yang tidak bisa melalui mode biasa. Sebagian antivirus masih bisa dijalankan di safe mode, dan bisa dicoba scan melalui safe mode. Kadang virus tidak berjalan di safe mode, meski banyak juga yg bisa berjalan/atif meski di Safe Mode.

# Menjalankan System Restore jika sebelumnya diaktifkan, sehingga kondisi sistem bisa
dikembalikan ke keadaan sebelumnya.

# Menjalankan berbagai fitur dari Control Panel, Administrative tools dan sebagainya.

# Membuka Registry Editor, baik untuk memeriksa maupun untuk mengedit sebagian isinya.


Safe Mode merupakan fitur standard Windows dan terkadang cukup bermanfaat untuk beberapa masalah seperti diatas, walaupun terkadang seperi virus juga bisa aktif didalam mode ini, sehingga menggunakan safe mode saja tidak cukup.

Format Ulang FlashDisk Anda dg Format NTFS

Sebagian kita mungkin jarang memperhatikan tipe file sistem yang digunakan Flashdisk kita, apakah itu NTFS, FAT32 atau FAT. Untuk mengetahui file sistem yang digunakan, klik kanan Flashdisk di Windows Explorer dan pilih Properties. Di sana terlihat tipe File System yang digunakan.
Tetapi ketika kita akan mencoba mem-format melalui windows Explorer, mungkin disana tidak ada menu NTFS, adanya hanya FAT32 dan FAT. Bagaimana cara mem-format NTFS dan apa bedanya dengan FAT32 dan juga FAT ?

Sebagian kita mungkin jarang memperhatikan tipe file sistem yang digunakan Flashdisk kita, apakah itu NTFS, FAT32 atau FAT. Untuk mengetahui file sistem yang digunakan, klik kanan Flashdisk di Windows Explorer dan pilih Properties. Di sana terlihat tipe File System yang digunakan.

Tetapi ketika kita akan mencoba mem-format melalui windows Explorer, mungkin disana tidak ada menu NTFS, adanya hanya FAT32 dan FAT. Bagaimana cara mem-format NTFS dan apa bedanya dengan FAT32 dan juga FAT ?

Mengapa NTFS ?
NTFS merupakan format file system Windows terbaru setelah FAT32, dan mempunyai beberapa kelebihan seperti kemampuan menyimpan tambahan informasi mengenai file/folder (metadata), fitur keamanan, kompresi data, struktur yang lebih baik dan lainnya.

Selain itu, tipe NTFS bisa digunakan untuk mem-format ukuran yang lebih besar, Untuk FAT hanya 2 GB, FAT32 8 TB ( 8.000 GB), sedangkan NTFS bisa sampai 16 EB ( 16 juta TB ). Meskipun demikian, tetap saja NTFS ada kekurangannya, seperti tidak terbaca di Win9x dan proses baca tulis ke disk yang lebih sering.

Karena tiap file/folder menyimpan informasi yang lebih banyak (metadata), maka proses baca tulis tiap file/folder akan lebih sering daripada tipe FAT32 atau FAT, sehingga untuk flashdisk, mempengaruhi umur (daya tahan). Mengingat Memory Flashdisk mempunyai batasan baca tulis.

Mengaktifkan format NTFS di Windows Explorer
Bisa saja kita mem-format USB Flashdisk dengan tipe NTFS dengan bantuan HP USB Format Tools. Tetapi sebenarnya Windows Explorer bisa melakukannya. Untuk mengaktifkannya bisa diikuti langkah berikut :

Buka System Properties dengan cara Klik kanan My Computer > Properties (atau dengan tombol Keyboard Win + Break )
Buka tab Hardware kemudian klik tombol Device Manager
Pilih Disk Drive dan pilih Flashdisk yang ingin di format dengan NTFS, klik kanan, pilih Properties.
Setelah terbuka pilih Tab Policies
Pilih Optimize for performance dan klik OK

Setelah itu coba klik kanan Drive flashdisk di windows Explorer dan pilih menu Format, maka disana seharusnya sudah muncul File System NTFS.
Yang perlu diperhatikan adalah ketika opsi ini diaktifkan, setiap mencabut flashdisk harus selalu melalui Safety Remove Hardware. Jika pilihan adalah “Optimize for quick removal” maka sebenarnya flashdisk bisa langsung dilepas, tanpa Safety Remove hardware

Test antara NTFS, FAT32 dan FAT
Saya telah mencoba beberapa perbandingan (terutama proses meng-copy data) dengan tipe yang berbeda-beda, dan hasilnya sebagai berikut :
Copy 11 file (ukuran masing-masing sekitar 170 MB) total sekitar 1.8 GB
NTFS 04:44 ( 4 menit 46 detik )
FAT32 05:09 ( 5 menit 9 detik)
FAT 04:46 ( 4 menit 46 detik)
Copy 1.297 files (ukuran antara 1 KB sampai 23 KB) dengan total 8,23 MB
NTFS 29 detik
FAT32 56 detik
FAT 58 detik

Kapasitas setelah di Format
NTFS 2.038.044.672 bytes Used space 12.937.216 bytes (12.3 MB)
FAT32 2.046.959.616 bytes Used space 4.096 bytes (4.00 KB)
FAT 2.050.686.976 bytes Used Space 0 bytes

Terlihat proses copy data dengan NTFS, relatif lebih cepat, tetapi ukuran setelah di format sedikit lebih kecil karena memang diperlukan space tambahan yang lebih besar untuk informasi file/folder (metadata). Jika flashdisk sering digunakan untuk proses baca tulis dan tidak begitu memerlukan fitur-fitur NTFS, seperti keamanan data, maka memilih tipe FAT32 mungkin akan lebih baik.

Tips Keamanan Host Server

Kali ini saya ingin memberikan tips untuk keamanan Host Server, tetapi disini saya
tidak membahasnya dengan detail. Dengan kata lain saya akan menjelaskan secara
umumnya saja.… yah …untuk lebih lanjut silahkan anda membaca buku-buku atau
artikel online tentang keamanan lainnya.

Kali ini saya ingin memberikan tips untuk keamanan Host Server, tetapi disini saya
tidak membahasnya dengan detail. Dengan kata lain saya akan menjelaskan secara
umumnya saja.… yah …untuk lebih lanjut silahkan anda membaca buku-buku atau
artikel online tentang keamanan lainnya.

Administrasi Account

Didalam masalah keamanan Host Server administrasi akun adalah masalah yang sangat
penting, kenapa akun?seorang user bisa saja mengobrak-abrik pertahanan server anda
walaupun seberapa hebatnya keamanan sever anda. Dalam hal keamanan saya sarankan
agar tidak percaya dengan user manapun walaupun itu adalah teman sendiri, karena
suatu saat si user ini akan bisa membobol keamanan anda, sebagai contoh anda
berteman dengan A yang sebagai si user dan anda adalah si superuser atau yang
memegang sebagai root, karena anda sangat percaya dengan si A maka anda
memberikan password root kepada si A. Suatu ketika anda menyakiti perasaan A karena
suatu hal, karena si A sakit hati maka si A ingin membalasnya dengan cara mengobrak-
abrik Host Server yang sedang anda kelola, padahal keamanan Host Server anda
terkenal sangat kuat dan sekarang hancur karena hal sekecil ini.
Nah, ini adalah gambaran agar kita tidak percaya kepada orang yang sangat kita percaya sekalipun…perlu diketahui juga tipe penyerangan
seperti ini dikenal dengan istilah Vandal yang mana tipe penyerangan ini yang
dilakukan oleh user yang sakit hati dan kemudian menyerang system dengan berniat
untuk menghancurkannya untuk balas dendam.

Oleh karena itu sebaiknya superuser dan group administrator tidak diberikan kepada
sembarang orang, masalah lainnya yang umum adalah masalah user non administrator. Untuk user-user yang sudah tidak digunakan lagi lebih baik dihapus, ini digunakan
untuk memperkecil kemungkinan penyerang yang masuk kedalam system anda. Dan
untuk memudahkan anda mengontrol user-user yang masih aktif.

Administrasi Password
Password…dengar kata password sudah pasti berhubungan dengan sesuatu yang sangat
rahasia, yang bahayanya lagi kita lebih suka mengetahui rahasia orang lain…nah inilah
salah satu tugas sang sysadmin untuk mengamankannya. Administrasi password sangat
dibutuhkan untuk menghindari celah keamanan yang memungkinkan untuk dibobol
oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Masalah yang sering ditemukan adalah user
yang tidak memiliki password, kebanyakan si user malas untuk menghafalkan password
untuk accountnya. Ini sangatlah berbahaya, karena penyerang bisa saja memanfaatkan
user yang tidak berpassword untuk sarana masuk kedalam system, oleh karena itu tugas
sysadmin yang baik adalah mengecek tiap-tiap user, jika ditemukan ada user yang tidak
memiliki password secepatnya diberitahu untuk membuat password jika teguran anda
tidak dihiraukan sebaiknya anda menghapus accountnya.

Password sangatlah penting, maka dari itu pastikan password pada system anda tidak
boleh diakses oleh user lain, lebih baik password superuser anda diganti dengan berkala
sebagai contoh :
Minggu ini anda menggunakan password : p45c4l
Minggu depan anda sudah harus ganti dengan password lain, misal: w4k3upm4n
Hal ini sangat penting, untuk menghindari pengaksesan oleh user lain yang mengetahui
password lama anda.
Jika anda menggunakan linux, sebaiknya password anda di shadow. Ini sangat ampuh
untuk membingungkan si penyerang, karena selain dienkripsi password itu juga
disembunyikan pada file lain.

Saran untuk pembuatan password:
1. Buatlah password sesulit mungkin tapi mudah untuk dihafal, kalau bisa gunakan
kombinasi antara huruf dan character ini sangat ampuh untuk mempersulit si
penyerang.
2. Menset batas berlakunya password.
3. Menggunakan password berkala.

Administrasi Akses
Administrasi Akses yang dimaksudkan adalah administrasi pada direktori maupun file
penting yang perlu dijaga agar tidak dapat diakses oleh user lain. Usahakan selalu file
atau direktori anda tidak bisa diakses oleh orang lain sekalipun itu orang yang sangat
anda percaya.

# Administrasi Layanan
Kebanyakan penyerang melakukan penyerangan melalui fasilitas yang satu ini, Host
Server memiliki banyak port yang terbuka ketika layanan itu dibuka, sebagai contohnya
anda memiliki Host Server sebagai Web Server dan Mail Server maka sebaiknya anda
cukup membuka kedua layanan ini saja. Karena makin banyak port anda yang terbuka
maka makin besar kemungkinan Server anda diserang. Karena pada umumnya
penyerang akan melakukan scanning sebelum melakukan penyerangan, scanning ini bertujuan untuk mengetahui port mana saja yang terbuka dan yang memungkinkan
untuk di “masuki”.

Hal yang penting lainnya adalah memastikan bahwa program server yang anda jalankan
benar-benar aman, dengan kata lain sebaiknya anda harus rajin-rajin meng-Up date
program server anda, ini dikarenakan program server terkadang memiliki bug yang
suatu saat bisa diekslpoitasi oleh penyerang untuk memperoleh akses.
Carilah program server yang memiliki fasilitas enkripsi untuk transfer datanya misalnya SSH (Secure Shell) untuk telnet, dan Apache + SSL untuk WWW. Hal ini untuk
mencegah kebocoran data pada saat transfer data lewat daerah rawan.

# Administrasi Log File
Disamping melakukan semua hal yang telah dibahas diatas, hal yang satu ini juga
penting yaitu mencatat semua kegiatan yang terjadi pada system. Setiap kegiatan pada
system pada umumnya sudah otomatis terekam pada log file. Nah tugas anda adalah
rajin-rajinlah memeriksa log file untuk melihat setiap kegiatan-kegiatan yang terjadi, jika ditemukan kegiatan-kegiatan yang mencurigakan, misalnya upaya login berulang-ulang.

Beberapa program dapat memonitor system anda dan mendeteksi kalau ada hal-hal yang
mencurigakan. Installah program semacam ini dan periksalah hasil monitoring secara
berkala. Ini akan sangat berguna untuk mencegah adanya penyerangan terhadap system
anda.
Disarankan untuk Host Server sebaiknya menggunakan Linux Operating System.

Mei 11, 2010

100 Shortcut Keyboard Komputer

Meskipun ni postingan dibilang agak jadul, tapi tetep ja penting. Kali aja da yang lupa shortcut'nya gitu...hehehe...Berikut Shortcut2nya...Meskipun ni postingan dibilang agak jadul, tapi tetep ja penting. Kali aja da yang lupa shortcut'nya gitu...hehehe...Berikut Shortcut2nya...
• CTRL+C (Copy)
• CTRL+X (Cut)
• CTRL+V (Paste)
• CTRL+Z (Undo)
• DELETE (Delete)
• SHIFT+DELETE (Delete the selected item permanently without placing the item in the
• Recycle Bin)
• CTRL while dragging an item (Copy the selected item)
• CTRL+SHIFT while dragging an item (Create a shortcut to the selected item)
• F2 key (Rename the selected item)
• CTRL+RIGHT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next word)
• CTRL+LEFT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous word)
• CTRL+DOWN ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next paragraph)
• CTRL+UP ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph)
• CTRL+SHIFT with any of the arrow keys (Highlight a block of text)
• SHIFT with any of the arrow keys (Select more than one item in a window or on the
• desktop, or select text in a document)
• CTRL+A (Select all)
• F3 key (Search for a file or a folder)
• ALT+ENTER (View the properties for the selected item)
• ALT+F4 (Close the active item, or quit the active program)
• ALT+ENTER (Display the properties of the selected object)
• ALT+SPACEBAR (Open the shortcut menu for the active window)
• CTRL+F4 (Close the active document in programs that enable you to have multiple
• documents open simultaneously)
• ALT+TAB (Switch between the open items)
• ALT+ESC (Cycle through items in the order that they had been opened)
• F6 key (Cycle through the screen elements in a window or on the desktop)
• F4 key (Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer)
• SHIFT+F10 (Display the shortcut menu for the selected item)
• ALT+SPACEBAR (Display the System menu for the active window)
• CTRL+ESC (Display the Start menu)
• ALT+Underlined letter in a menu name (Display the corresponding menu)
• Underlined letter in a command name on an open menu (Perform the corresponding
• command)
• F10 key (Activate the menu bar in the active program)
• RIGHT ARROW (Open the next menu to the right, or open a submenu)
• LEFT ARROW (Open the next menu to the left, or close a submenu)
• F5 key (Update the active window)
• BACKSPACE (View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer)
• ESC (Cancel the current task)
• SHIFT when you insert a CD-ROM into the CD-ROM drive (Prevent the CD-ROM from
• automatically playing)
• Dialog Box Keyboard Shortcuts
• CTRL+TAB (Move forward through the tabs)
• CTRL+SHIFT+TAB (Move backward through the tabs)
• TAB (Move forward through the options)
• SHIFT+TAB (Move backward through the options)
• ALT+Underlined letter (Perform the corresponding command or select the corresponding
• option)
• ENTER (Perform the command for the active option or button)
• SPACEBAR (Select or clear the check box if the active option is a check box)
• Arrow keys (Select a button if the active option is a group of option buttons)
• F1 key (Display Help)
• F4 key (Display the items in the active list)
• BACKSPACE (Open a folder one level up if a folder is selected in the Save As or Open
• dialog box)
• microSoft Natural Keyboard Shortcuts
• Windows Logo (Display or hide the Start menu)
• Windows Logo+BREAK (Display the System Properties dialog box)
• Windows Logo+D (Display the desktop)
• Windows Logo+M (Minimize all of the windows)
• Windows Logo+SHIFT+M (Restore the minimized windows)
• Windows Logo+E (Open My Computer)
• Windows Logo+F (Search for a file or a folder)
• CTRL+Windows Logo+F (Search for computers)
• Windows Logo+F1 (Display Windows Help)
• Windows Logo+ L (Lock the keyboard)
• Windows Logo+R (Open the Run dialog box)
• Windows Logo+U (Open Utility Manager)
• Accessibility Keyboard Shortcuts
• Right SHIFT for eight seconds (Switch FilterKeys either on or off)
• Left ALT+left SHIFT+PRINT SCREEN (Switch High Contrast either on or off)
• Left ALT+left SHIFT+NUM LOCK (Switch the MouseKeys either on or off)
• SHIFT five times (Switch the StickyKeys either on or off)
• NUM LOCK for five seconds (Switch the ToggleKeys either on or off)
• Windows Logo +U (Open Utility Manager)
• Windows Explorer Keyboard Shortcuts
• END (Display the bottom of the active window)
• HOME (Display the top of the active window)
• NUM LOCK+Asterisk sign (*) (Display all of the subfolders that are under the selected
• folder)
• NUM LOCK+Plus sign (+) (Display the contents of the selected folder)
• NUM LOCK+Minus sign (-) (Collapse the selected folder)
• LEFT ARROW (Collapse the current selection if it is expanded, or select the parent folder)
• RIGHT ARROW (Display the current selection if it is collapsed, or select the first
• subfolder)
• Shortcut Keys for Character Map
• After you double-click a character on the grid of characters, you can move through the grid
• by using the keyboard shortcuts:
• RIGHT ARROW (Move to the right or to the beginning of the next line)
• LEFT ARROW (Move to the left or to the end of the previous line)
• UP ARROW (Move up one row)
• DOWN ARROW (Move down one row)
• PAGE UP (Move up one screen at a time)
• PAGE DOWN (Move down one screen at a time)
• HOME (Move to the beginning of the line)
• END (Move to the end of the line)
• CTRL+HOME (Move to the first character)
• CTRL+END (Move to the last character)
• SPACEBAR (Switch between Enlarged and Normal mode when a character is selected)
• microSoft Management Console (MMC) Main Window Keyboard Shortcuts
• CTRL+O (Open a saved console)
• CTRL+N (Open a new console)
• CTRL+S (Save the open console)
• CTRL+M (Add or remove a console item)
• CTRL+W (Open a new window)
• F5 key (Update the content of all console windows)
• ALT+SPACEBAR (Display the MMC window menu)
• ALT+F4 (Close the console)
• ALT+A (Display the Action menu)
• ALT+V (Display the View menu)
• ALT+F (Display the File menu)
• ALT+O (Display the Favorites menu)
• MMC Console Window Keyboard Shortcuts
• CTRL+P (Print the current page or active pane)
• ALT+Minus sign (-) (Display the window menu for the active console window)
• SHIFT+F10 (Display the Action shortcut menu for the selected item)
• F1 key (Open the Help topic, if any, for the selected item)
• F5 key (Update the content of all console windows)
• CTRL+F10 (Maximize the active console window)
• CTRL+F5 (Restore the active console window)
• ALT+ENTER (Display the Properties dialog box, if any, for the selected item)
• F2 key (Rename the selected item)
• CTRL+F4 (Close the active console window. When a console has only one console
• window, this shortcut closes the console)
• Remote Desktop Connection Navigation
• CTRL+ALT+END (Open the microSoft Windows NT Security dialog box)
• ALT+PAGE UP (Switch between programs from left to right)
• ALT+PAGE DOWN (Switch between programs from right to left)
• ALT+INSERT (Cycle through the programs in most recently used order)
• ALT+HOME (Display the Start menu)
• CTRL+ALT+BREAK (Switch the client computer between a window and a full screen)
• ALT+DELETE (Display the Windows menu)
• CTRL+ALT+Minus sign (-) (Place a snapshot of the active window in the client on the
• Terminal server clipboard and provide the same functionality as pressing PRINT SCREEN
• on a local computer.)
• CTRL+ALT+Plus sign (+) (Place a snapshot of the entire client window area on the
• Terminal server clipboard and provide the same functionality as pressing ALT+PRINT
• SCREEN on a local computer.)
• microSoft Internet Explorer Navigation
• CTRL+B (Open the Organize Favorites dialog box)
• CTRL+E (Open the Search bar)
• CTRL+F (Start the Find utility)
• CTRL+H (Open the History bar)
• CTRL+I (Open the Favorites bar)
• CTRL+L (Open the Open dialog box)
• CTRL+N (Start another instance of the browser with the same Web address)
• CTRL+O (Open the Open dialog box, the same as CTRL+L)
• CTRL+P (Open the Print dialog box)
• CTRL+R (Update the current Web page)
• CTRL+W (Close the current window
• 100 keyboard shortcuts
• CTRL+C (Copy)
• CTRL+X (Cut)
• CTRL+V (Paste)
• CTRL+Z (Undo)
• DELETE (Delete)
• SHIFT+DELETE (Delete the selected item permanently without placing the item in the
• Recycle Bin)
• CTRL while dragging an item (Copy the selected item)
• CTRL+SHIFT while dragging an item (Create a shortcut to the selected item)
• F2 key (Rename the selected item)
• CTRL+RIGHT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next word)
• CTRL+LEFT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous word)
• CTRL+DOWN ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next paragraph)
• CTRL+UP ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph)
• CTRL+SHIFT with any of the arrow keys (Highlight a block of text)
• SHIFT with any of the arrow keys (Select more than one item in a window or on the
• desktop, or select text in a document)
• CTRL+A (Select all)
• F3 key (Search for a file or a folder)
• ALT+ENTER (View the properties for the selected item)
• ALT+F4 (Close the active item, or quit the active program)
• ALT+ENTER (Display the properties of the selected object)
• ALT+SPACEBAR (Open the shortcut menu for the active window)
• CTRL+F4 (Close the active document in programs that enable you to have multiple
• documents open simultaneously)
• ALT+TAB (Switch between the open items)
• ALT+ESC (Cycle through items in the order that they had been opened)
• F6 key (Cycle through the screen elements in a window or on the desktop)
• F4 key (Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer)
• SHIFT+F10 (Display the shortcut menu for the selected item)
• ALT+SPACEBAR (Display the System menu for the active window)
• CTRL+ESC (Display the Start menu)
• ALT+Underlined letter in a menu name (Display the corresponding menu)
• Underlined letter in a command name on an open menu (Perform the corresponding
• command)
• F10 key (Activate the menu bar in the active program)
• RIGHT ARROW (Open the next menu to the right, or open a submenu)
• LEFT ARROW (Open the next menu to the left, or close a submenu)
• F5 key (Update the active window)
• BACKSPACE (View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer)
• ESC (Cancel the current task)
• SHIFT when you insert a CD-ROM into the CD-ROM drive (Prevent the CD-ROM from
• automatically playing)
• Dialog Box Keyboard Shortcuts
• CTRL+TAB (Move forward through the tabs)
• CTRL+SHIFT+TAB (Move backward through the tabs)
• TAB (Move forward through the options)
• SHIFT+TAB (Move backward through the options)
• ALT+Underlined letter (Perform the corresponding command or select the corresponding
• option)
• ENTER (Perform the command for the active option or button)
• SPACEBAR (Select or clear the check box if the active option is a check box)
• Arrow keys (Select a button if the active option is a group of option buttons)
• F1 key (Display Help)
• F4 key (Display the items in the active list)
• BACKSPACE (Open a folder one level up if a folder is selected in the Save As or Open
• dialog box)
• microSoft Natural Keyboard Shortcuts
• Windows Logo (Display or hide the Start menu)
• Windows Logo+BREAK (Display the System Properties dialog box)
• Windows Logo+D (Display the desktop)
• Windows Logo+M (Minimize all of the windows)
• Windows Logo+SHIFT+M (Restore the minimized windows)
• Windows Logo+E (Open My Computer)
• Windows Logo+F (Search for a file or a folder)
• CTRL+Windows Logo+F (Search for computers)
• Windows Logo+F1 (Display Windows Help)
• Windows Logo+ L (Lock the keyboard)
• Windows Logo+R (Open the Run dialog box)
• Windows Logo+U (Open Utility Manager)
• Accessibility Keyboard Shortcuts
• Right SHIFT for eight seconds (Switch FilterKeys either on or off)
• Left ALT+left SHIFT+PRINT SCREEN (Switch High Contrast either on or off)
• Left ALT+left SHIFT+NUM LOCK (Switch the MouseKeys either on or off)
• SHIFT five times (Switch the StickyKeys either on or off)
• NUM LOCK for five seconds (Switch the ToggleKeys either on or off)
• Windows Logo +U (Open Utility Manager)
• Windows Explorer Keyboard Shortcuts
• END (Display the bottom of the active window)
• HOME (Display the top of the active window)
• NUM LOCK+Asterisk sign (*) (Display all of the subfolders that are under the selected
• folder)
• NUM LOCK+Plus sign (+) (Display the contents of the selected folder)
• NUM LOCK+Minus sign (-) (Collapse the selected folder)
• LEFT ARROW (Collapse the current selection if it is expanded, or select the parent folder)
• RIGHT ARROW (Display the current selection if it is collapsed, or select the first
• subfolder)
• Shortcut Keys for Character Map
• After you double-click a character on the grid of characters, you can move through the grid
• by using the keyboard shortcuts:
• RIGHT ARROW (Move to the right or to the beginning of the next line)
• LEFT ARROW (Move to the left or to the end of the previous line)
• UP ARROW (Move up one row)
• DOWN ARROW (Move down one row)
• PAGE UP (Move up one screen at a time)
• PAGE DOWN (Move down one screen at a time)
• HOME (Move to the beginning of the line)
• END (Move to the end of the line)
• CTRL+HOME (Move to the first character)
• CTRL+END (Move to the last character)
• SPACEBAR (Switch between Enlarged and Normal mode when a character is selected)
• microSoft Management Console (MMC) Main Window Keyboard Shortcuts
• CTRL+O (Open a saved console)
• CTRL+N (Open a new console)
• CTRL+S (Save the open console)
• CTRL+M (Add or remove a console item)
• CTRL+W (Open a new window)
• F5 key (Update the content of all console windows)
• ALT+SPACEBAR (Display the MMC window menu)
• ALT+F4 (Close the console)
• ALT+A (Display the Action menu)
• ALT+V (Display the View menu)
• ALT+F (Display the File menu)
• ALT+O (Display the Favorites menu)
• MMC Console Window Keyboard Shortcuts
• CTRL+P (Print the current page or active pane)
• ALT+Minus sign (-) (Display the window menu for the active console window)
• SHIFT+F10 (Display the Action shortcut menu for the selected item)
• F1 key (Open the Help topic, if any, for the selected item)
• F5 key (Update the content of all console windows)
• CTRL+F10 (Maximize the active console window)
• CTRL+F5 (Restore the active console window)
• ALT+ENTER (Display the Properties dialog box, if any, for the selected item)
• F2 key (Rename the selected item)
• CTRL+F4 (Close the active console window. When a console has only one console
• window, this shortcut closes the console)
• Remote Desktop Connection Navigation
• CTRL+ALT+END (Open the microSoft Windows NT Security dialog box)
• ALT+PAGE UP (Switch between programs from left to right)
• ALT+PAGE DOWN (Switch between programs from right to left)
• ALT+INSERT (Cycle through the programs in most recently used order)
• ALT+HOME (Display the Start menu)
• CTRL+ALT+BREAK (Switch the client computer between a window and a full screen)
• ALT+DELETE (Display the Windows menu)
• CTRL+ALT+Minus sign (-) (Place a snapshot of the active window in the client on the
• Terminal server clipboard and provide the same functionality as pressing PRINT SCREEN
• on a local computer.)
• CTRL+ALT+Plus sign (+) (Place a snapshot of the entire client window area on the
• Terminal server clipboard and provide the same functionality as pressing ALT+PRINT
• SCREEN on a local computer.)
• microSoft Internet Explorer Navigation
• CTRL+B (Open the Organize Favorites dialog box)
• CTRL+E (Open the Search bar)
• CTRL+F (Start the Find utility)
• CTRL+H (Open the History bar)
• CTRL+I (Open the Favorites bar)
• CTRL+L (Open the Open dialog box)
• CTRL+N (Start another instance of the browser with the same Web address)
• CTRL+O (Open the Open dialog box, the same as CTRL+L)
• CTRL+P (Open the Print dialog box)
• CTRL+R (Update the current Web page)
• CTRL+W (Close the current window )

Oktober 05, 2009

Gempa yang Terjadi di Indonesia Ternyata Tertulis di Al-Qur'an!!!

Kita semua udah sama2 tauk kalo akhir2 nie gempa sedang "asyik2nya" menggempur bumi indonesia tercinta kita. Saudara2 kita yg kena musibah ini wajib kita bantu. Kalo kamu2 smua gag mau bantuin, wahh kebangetan tuhh...!!
Suatu waktu aku baca2 di forum, ternyata kejadian2 gempa yg akhir2 nie terjadi ternyata ada di Al-Qur'an!!!Kita semua udah sama2 tauk kalo akhir2 nie gempa sedang "asyik2nya" menggempur bumi indonesia tercinta kita. Saudara2 kita yg kena musibah ini wajib kita bantu. Kalo kamu2 smua gag mau bantuin, wahh kebangetan tuhh...!!
Suatu waktu aku baca2 di forum, ternyata kejadian2 gempa yg akhir2 nie terjadi ternyata ada di Al-Qur'an!!! Masing2 maknanya yaitu :

1. Gempa Di Tasikmalaya Pukul 15:04, tertulis di surat ke-15 ayat 4, yg artinya : Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan.

2. Gempa Di Padang Pukul 17:16, di surat ke-17 ayat 16, yang artinya : Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.


3. Gempa Susulan Di Padang Pukul 17:58, pada surat ke-17 ayat 58, yang artinya :Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).

4. Gempa Di Jambi Pukul 08:52, pada surat ke-8 ayat 52, yang artinya : (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan-Nya.

Mari sama2 kita renungkan...

nb: maap gan..q gag nyinggung lhoo..cuman share doank kq...
piss!!